Aries354’s Weblog

TERLALU BANYAK MAINAN DAPAT MEMANJAKAN ANAK

Posted on: Agustus, 2008

Jumlah mainan yang terlalu banyak dalam jangka waktu yang pendek antara mainan yang lama dan yang baru, sebelum mainan lama belum sempat juga dimainkan dengan baik, dapat membuat anak acuh terhadap mainan mainannya. Akhirnya anak akan selalu menuntut akan datangnya mainan baru ketimbang bermain dengan mainan yang ada anak akan merasa selalu tak puas dan merasa bahwa mainannya yang sempurna ada disekitanya. Itu artinya anak bosan dengan mainan yang ada dirumahnya dan menuntut orang tua untuk membellikan mainan yang baru. Hal ini akan terus terjadi berulang-ulang. Akhirnya mainan akan menumpuk dirumah. Anak tidak pernah merasa puas akan mainannya, dan ujungnya mainan itu ditaruh di gudang atau dibeikan ke orang lain.

Jika anda ingin membelikan anak anda mainan, tanamkan bahwa ini bukanlah keinginan untuk sekedar menghabiskan uang/membelikan segala apa yang anak minta. Tetapi ini adalah keinginan untuk mengetahui apa yang benar-benar diinginkan oleh anak anda. Bukan hanya sekesa mainan yang ia tahu dari iklan akan tetapi mainan yang anda thu dari observasi anda sebagai orang tua dan dari komentar anak anda apa yang ia suka. Misalnya anda tahu bahwa anak anda suka terhadap mainan puzzle. Belikan ia puzzle yang mendidik. Membelikan sesuatu yang terlalu rumit lalu orang tua mengharapkan anaknya agar bermain sendiri adalah hal yang sangat keliru. Jika anak anda meminta sesuatu yang belum atau tidak mungkin anda penuhi (misalnya karena terlalu mahal) seperti sepeda, ada cara ygn menarik. Anda dapat berpatungan bersama-sama dengan orang tua atau saudara anda lalu membelikannya pada saat yang tepat misalnya pada hari ulang tahunnya. Atau anda dapat mengajrkannya bahwa anda sebagai orang tua tidak sanggung untuk membelikan mainan yang mahal yang kebetulan anak anda sangat menginginkannya.

Terakhir, anda menemukan bahwa ternyata mainan anak anda telah menumpuk dan tersebar kemana-mana disekitar ruangan. Tiap kali anda harus membereskan dan mengumpulkannya dalam wadah/kotak mainan. Jika demikian, anda dapat mengajarkan anak anda untuk mengumpulkan mainannya setiap kali ia selesai bermain. Meinta anak anda untuk memasukkan mainannya yang telah selesaidimainkan dalam kotak atau wadah mainan. Untuk pertama kali memang sulit, anak cenderung untuk membongkarnya kembali. Tetapi pelan-pelan ia akan belajar untuk meletakkan mainan sesuai tempatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: